Laman

Minggu, 20 November 2011

Augmented Reality & Virtual Reality

Saya pernah membaca beberapa hal tentang multimedia, diantaranya ada beberapa argumen yang cukup menarik seputar multimedia, yaitu AR : Augmented Reality / Realitas tertambah.
Augmented Reality merupakan suatu teknologi yang baru dimana sesuatu yang ada didalam dunia maya / digital digabungkan dengan dunia yang nyata. Dunia digital ini bisa disetarakan dengan dunia dua dimensi ataupun tiga dimensi. Dan dunia nyata tergolong dunia manusia yang nyata saat ini.
Dengan apa  dan kok bisa dunia digital bisa ada pada dunia nyata ?
Yaitu dengan memproyeksikan dunia digital kepada dunia nyata melalui gambar / cahaya / suara melalui alat yang dapat menyesuaikan dengan dunia nyata, dan inputan nya bisa berupa sensor suara, cahaya, laser ataupun sentuhan.


Ada beberapa pertanyaan lagi seputar Augmented Reality.
Kenapa harus ada Augmented Reality ? Jawabannya simple saja, Didalam dunia nyata kita tidak bisa melakukan interaksi dengan dunia digital, kecuali dengan bantuan alan input keyboard / mouse dan lainnya, namun kita tidak bisa melakukannya dengan indera yang ada pada manusia.
Maka dari itu, Inilah yang disebut sebagai Augmented Reality / Realitas Tertambah dimana digunakan sebagai pelengkap di dunia nyata. Dengan adanya Augmented reality kita bisa mengimplementasikan dunia maya pada dunia nyata dengan penginderaan manusia.

Dari Wikipedia :

Augmented Reality

Ronald T. Azuma (1997) mendefinisikan augmented reality sebagai penggabungan benda-benda nyata dan maya di lingkungan nyata, berjalan secara interaktif dalam waktu nyata, dan terdapat integrasi antarbenda dalam tiga dimensi, yaitu benda maya terintegrasi dalam dunia nyata. Penggabungan benda nyata dan maya dimungkinkan dengan teknologi tampilan yang sesuai, interaktivitas dimungkinkan melalui perangkat-perangkat input tertentu, dan integrasi yang baik memerlukan penjejakan yang efektif.
Selain menambahkan benda maya dalam lingkungan nyata, realitas tertambah juga berpotensi menghilangkan benda-benda yang sudah ada. Menambah sebuah lapisan gambar maya dimungkinkan untuk menghilangkan atau menyembunyikan lingkungan nyata dari pandangan pengguna. Misalnya, untuk menyembunyikan sebuah meja dalam lingkungan nyata, perlu digambarkan lapisan representasi tembok dan lantai kosong yang diletakkan di atas gambar meja nyata, sehingga menutupi meja nyata dari pandangan pengguna.

Virtual Reality

Untuk virtual reality adalah kebalikan dari Augmented Reality, dimana bagaimana manusia bisa berinteraksi dengan dunia maya, dan hingga saat ini sudah banyak sekali hal-hal yang terbarukan didalam pembuatan alat-alat interaksi sensor yang semakin canggih. Kebanyakan dari yang baru berimplikasi pada alat-alat game, maupun yang lainnya.

Dari Wikipedia :

Virtual Reality

Virtual reality (VR) atau realitas maya adalah teknologi yang membuat pengguna dapat berinteraksi dengan suatu lingkungan yang disimulasikan oleh komputer (computer-simulated environment), suatu lingkungan sebenarnya yang ditiru atau benar-benar suatu lingkungan yang hanya ada dalam imaginasi. Lingkungan realitas maya terkini umumnya menyajikan pengalaman visual, yang ditampilkan pada sebuah layar komputer atau melalui sebuah penampil stereokopik, tapi beberapa simulasi mengikutsertakan tambahan informasi hasil pengindraan, seperti suara melalui speaker atau headphone.
Beberapa sistem haptic xanggih sekarang meliputi informasi sentuh, biasanya dikenal sebagai umpan balik kekuatan pada aplikasi berjudi dan medis. Para pemakai dapat saling berhubungan dengan suatu lingkungan sebetulnya atau sebuah artifak maya baik melalui penggunaan alat masukan baku seperti a papan ketik dan tetikus, atau melalui alat multimodal seperti a sarung tangan terkabel, Polhemus boom arm, dan ban jalan segala arah. Lingkungan yang ditirukan dapat menjadi mirip dengan dunia nyata, sebagai contoh, simulasi untuk pilot atau pelatihan pertempuran, atau dapat sangat berbeda dengan kenyataan, seperti di VR game. Dalam praktik, sekarang ini sangat sukar untuk menciptakan pengalaman Realitas maya dengan kejernihan tinggi, karena keterbatasan teknis atas daya proses, resolusi citra dan lebar pita komunikasi. Bagaimanapun, pembatasan itu diharapkan untuk secepatnya diatasai dengan berkembangnya pengolah, pencitraan dan teknologi komunikasi data yang menjadi lebih hemat biaya dan lebih kuat dari waktu ke waktu.

Ada beberapa software / pun aplikasi dalam basis multimedia ini. contohnya :
OpenGL. Dalam Wikipedia :
OpenGL (Open Graphics Library) adalah spesifikasi standar yang mendefinisikan sebuah lintas-bahasa, lintas-platform API untuk mengembangkan aplikasi yang menghasilkan grafis komputer 2D3D. Antarmuka terdiri dari lebih dari 250 panggilan fungsi yang berbeda yang dapat digunakan untuk menggambar tiga dimensi yang adegan-adegan kompleks dari bentuk-bentuk primitif sederhana. OpenGL dikembangkan oleh Silicon Graphics Inc (SGI) pada tahun 1992 [2] dan secara luas digunakan dalam CAD, virtual reality, visualisasi ilmiah, visualisasi informasi, dan simulasi penerbangan. Hal ini juga digunakan dalam video game, di mana bersaing dengan Direct3D on Microsoft Windows platform (lihat vs OpenGL Direct3D). OpenGL dikelola oleh sebuah teknologi konsorsium nirlaba yaitu Khronos Group.
maupun

1 komentar:

  1. Kita juga mempunyai jurnal mengenai Augmented Reality, silahkan dihubungi dan dibaca. Berikut linknya:
    http://repository.gunadarma.ac.id/bitstream/123456789/1135/1/50407131.pdf
    Semoga bermanfaat!

    BalasHapus